Petunjuk pengoperasian
Lampu kerja meningkatkan visibilitas langsung ke area kerja dan juga menunjukkan garis pemotongan mata gergaji. Hal ini memungkinkan pengaturan posisi benda kerja secara tepat untuk digergaji tanpa membuka kap pelindung yang dapat bergerak.
- Tandai garis pemotongan yang diinginkan pada benda kerja.
- Nyalakan lampu kerja dengan tombol (34).
- Arahkan lengan perkakas ke bawah di depan benda kerja.
Bayangan mata gergaji muncul pada benda kerja. Garis bayangan ini mewakili material yang dipotong dengan mata gergaji selama pemotongan. - Sejajarkan tanda pada benda kerja dengan garis bayangan.
Ukuran benda kerja maksimal:
Sudut mitre horizontal | Sudut mitre vertikal | Tinggi x Lebar [mm] |
|---|---|---|
0° | 0° | 70 x 305 |
45° | 0° | 70 x 215 |
0° | 45° | 40 x 305 |
45° | 45° | 40 x 215 |
Ukuran benda kerjaminimal (= semua benda kerja yang dapat dijepit dengan klem sekrup (30) yang disediakan di sisi kiri atau kanan mata gergaji): 100 x 40 mm (panjang x lebar)
Kedalaman pemotongan maksimal (0°/0°): 70 mm
Jika hendak membuat alur, pembatas kedalaman harus disetel.
- Gerakkan pembatas kedalaman (35) ke luar.
- Kendurkan mur pengunci (53).
- Gunakan gagang (4) untuk menggerakkan lengan perkakas ke posisi yang diinginkan.
- Putar sekrup penyetel (36) hingga ujung sekrup menyentuh pembatas kedalaman (35).
- Gerakkan lengan perkakas ke atas secara perlahan.
- Kencangkan kembali mur pengunci (53) dengan perlahan.
Pelat sisipan (10) dapat menjadi aus setelah perkakas listrik digunakan untuk waktu yang lama.
Ganti pelat sisipan yang rusak.
- Atur perkakas listrik pada posisi pengoperasian.
- Lepaskan sekrup (54) menggunakan obeng kembang (39) yang disertakan dan lepas pelat sisipan yang lama.
- Pasang pelat sisipan yang baru dan kencangkan kembali sekrup (54).